Monday, August 1, 2011 |

Antara amalan yang boleh diamalkan

1. Berpuasa


Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wasallam telah bersabda, ertinya: " Setiap amal baik manusia akan dibalas sepuluh sampai tujuh ratus kali lipat." Allah Ta'ala berfirman: "( Kecuali puasa ), amal
ibadah ini khusus untuk-Ku dan Akulah yang akan membalasnya. Kerana ia telah meninggalkan nafsu makan dan minumnya kerana Aku."

"Bagi orang yang berpuasa ada dua kebahagiaan; kebahagiaan ketika berbuka dan kebahagiaan ketika menemui Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada aroma kasturi." HR Al Bukhari dan Muslim



2. Qiyamullail

Ia merupakan tradisi Rasulullah Shallallaahu 'alaihi w sallam dan para sahabat. Dalam sebuah riwayat, Nabi pernah bersabda: " Barangsiapa sholat malam dibulan Ramadhan kerana iman dan
mengharap pahala dari Allah, maka diampunilah dosanya yang telah lalu." HR.Al Bukhari dan Muslim Aisyah Radhiallaahu 'anha pernah menceritakan bahawa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wasallam tidak pernah meninggalkan sholat malam, dan jika sakit atau keletihan beliau sholat dengan duduk.

Qiyamullail ( tarawih ) di bulan Ramadhan ini sebaiknya dilakukan dengan berjemaah agar tercatat sebagai orang yang melakukan qiyamullail ( secara sempurna ), sebagaimana disebutkan dalam hadith, ertinya: "Barangsiapa yang mendirikan sholat malam bersama dengan imam sampai selesai maka dicatat baginya sholat satu malam." HR penulis As-Sunan


3. Bersedekah

Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wasallam adalah orang yang sangat dermawan, terutama sekali pada bulan Ramadhan. Beliau pernah bersabda: " Sebaik-baik sedekah adalah sedekah di bulan Ramadhan." HR At Tirmidzi

Bentuk sedekah dibulan suci ini ialah dengan memberi makan kepada saudara kita sesama muslim terutama sekali kepada para fakir miskin dan lebih khusus bagi mereka yang taat dalam beragama. Disebutkan bahawa Abdullah Ibnu Umar Radhiallaahuma'anhu tidak berbuka kecuali bersama anak-anak yatim dan fakir miskin.

Cara lain bersedekah di bulan Ramadhan ialah dengan memberi buka puasa kepada orang-orang yang berpuasa secara umum, mengundang mereka berbuka bersama dan lain sebagainya.
Bersungguh-sungguh dalam membaca Al Qur'an.

4. Memperbanyak bacaan Al-Qur'an.

Supaya lebih cepat atau lebih banyak dalam mengkhatamkannya, namun tetap harus memperhatikan kaedah bacaan yang benar. Memperbanyak bacaan Al Qur'an ketika bulan Ramadhan
merupakan amalan Rasulullah, sahabat dan para Imam kaum muslimin.

5. Menangis ketika membaca Al-Qur'an

Hal ini dapat tercapai dengan cara benar-benar meresapi, merenungkan dan memahami makna dari ayat-ayat yang kita baca sehingga akhirnya tenggelam dalam pengaruh keagungan Al-Qur'an yang menggetarkan hati. Nabi Shallallaahu 'alaihi wasallam pernah memberi pandangan mengenai para ahli shuffah
(kaum Muhajirin yang tinggal di Masjid Nabawi ) yang menangis kerana mendengarkan Al-Qur'an surat An Najm 59-60, beliau bersabda, ertinya: " Tidak akan masuk neraka orang yang menangis kerana takut kepada Allah." HR Al Baihaqi.

6. Duduk di masjid hingga terbit matahari

Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda, ertinya: " Barangsiapa sholat fajar dengan berjema'ah lalu duduk berzikir ( mengingat ) Allah sampai terbit matahari, kemudian sholat dua raka'at baginya pahala seperti haji dan umrah yang sempurna,
sempurna, sempurna." HR. At-Tirmidzi dan dinyatakan shahih oleh Al-Albani

Pahala sebesar ini adalah pada hari-hari biasa, maka bagaimana halnya jika itu dilakukan dalam bulan Ramadhan?

8. I'tikaf ( Berdiam di Masjid dalam rangka ibadah )

I'tikaf merupakan ibadah yang merangkum berbagai macam ketaatan seperti membaca Al Qur'an, sholat, zikir, doa dansebagainya. Ibadah ini sangat ditekankan pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan untuk mendapat lailatul qadar.
Diriwayatkan bahawa Nabi Shallallaahu 'alaihi wasallam selalu melakukan i'tikaf pada setiap sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan, dan pada tahun kewafatannya beliau beri'tikaf duapuluh hari. Al Bukhari

9. Umrah di bulan Ramadhan

Tentang umrah dibulan ini Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wasallam pernah bersabda, ertinya: " Umrah di bulan Ramadhan menyamai ( pahala ) haji. " dalam riwayat lain, " menyamai (pahala) haji bersamaku." HR Al Bukhari dan Muslim


10. Berusaha meraih lailatul Qadar


Keutamaan malam ini sungguh amatlah besar, sebagaimana difirmankan oleh Allah dalam surat Al Qadr, ertinya: " Sesungguhnya Kami telah menurunkan Al Qur'an pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apa malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan." QS Al Qadr 1-3
Nabi juga berusaha untuk mendapatkan lailatul qadar dan memerintahkan para shahabat dan keluarganya agar berusaha meraih malam itu.

11. Memperbanyak zikir, doa dan istighfar

Diantara waktu-waktu yang mustajab untuk dikabulkannya doa adalah: Ketika berbuka.

Sepertiga malam terakhir, ketika Allah turun ke langit dunia dan berfirman, ertinya: " Sesiapa yang memohon akan Aku beri dan siapa yang minta ampun nescaya akan Aku ampuni."


12. Beristighfar di waktu sahur.

Hari Jumaat terutama di akhir siangnya ( menjelang Asar ).

1 comments:

biro umroh terpercaya di kulonprogo said...

Thank you so much for letting me express my feeling about your post.
You write every blog post so well. Keep the hard work going and good luck.
Hope to see such beneficial post ahead to